Pemanasan Global << Ririn's Blog

Akibat Konversi Hutan

Emisi karbon dari penebangan, pembakaran dan konversi hutan masih di liputi oleh ketidakpastian dalam estimasi biommasa hutan,kandungan karbon dalam biamassa dan beberapa banyak biommasa yang terbakar atau membusuk. Biomassa hutan berbeda-berbeda dari jenis satu ke jenis yang lain dan biomassa itu di pengaruhi oleh factor iklim dan edatik.Demikian pula kandungan karbom dalam biomassa masing-masing jenis itu.pada waktu hutan hidup dan di tebang.sebagian dari biomassa tidak membusuk,melainkan ada yang terus hidup dan tumbuh kembali.Biomassa yang di bakarpun sebagian menjadi arang sehingga karbonnya tidak terlepas ke udara.Hingga kini belum ada model emisi karbon yang dapat memperkirakan semuanya itu dengan baik.

Pembalakan hutan menyebabkan kerusakan hutan yang besar di Negara maju. Oleh karena itu, negara maju mempunyai sumbangan terbesar dalam kenaikan GRK dan terjadinya pemanasan global.

Apabila hutan alam dikonversikan menjadi hutan tanaman industri (HTI) dengan jenis pohon yang tumbuh cepat,karbon yang tersimpan dalam HTI pada kondisi stedy state akan lebih kecil dari pada karbon yang tersimpan dalam hutan alam.Oleh karena itu cara ini merugikan dari segi pemanasan global.Akan tetapi jika HTI itu di bangun dari hutan belukar dan dari padang rumput,kandungan karbon dari HTI pada kandisi stedy state akan lebih tinggi dari pada hutan belukar dan padang rumput sehingga menguntungkan dari segi penangkalan pemanasan global.

This entry was posted in Ringkasan Materi. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s